STRES! Faktanya Sudah ada Sejak Jaman Purba


Fun Fact- Apakah konsentrasi anda sering menurun? Pusing sering melanda anda, atau sulit tidur di malam hari, menjadikan anda malas beraktifitas setiap paginya. Bisa jadi, Anda sedang mengalami stres!

Menurut tingkatan serta dampaknya, stres dibagi menjadi dua kategori:

Eustres dan Distres

Pertama, Eustres. Eustres adalah stres untuk motivasi yang baik akan mendorong sesorang menghadapi sumber stres tersebut dengan cekatan. Kemunculannya justru memberi manfaat bagi penderita. Stres ini masih dalam tingkatan rendah. Akan tetapi, ketika merespons Eustres negatif, maka muncullah apa yang disebut Distres. Distres merupakan keadaan ketika Anda tak dapat menaklukkan Eustres sehingga tubuh dan pikiran meresponsnya dengan negatif.

Mekanisme Biologis Stres Manusia Purba
Ternyata manusia purba memiliki mekanisme pertahanan terhadap ancaman dari alam sekitar. Mekanisme pertahanan ini berupa serangan atau pengelakan dari bahaya yang mengancam. Ketika menemui bahaya, yang dapat berwujud binatang buas atau bencana alam, kelenjar pituitari yang berada di dasar otak menghasilkan hormon adrenokortikotropik. Selanjutnya, hormon ini mempersiapkan kondisi sedemikian rupa sehingga kelenjar adrenal menghasilkan hormon adrenalin dan kortisol. Hormon-hormon ini, pada gilirannya membuat detak jantung dan tekanan darah meningkat, yang mempersiapkan otot-otot untuk melakukan serangan atau berlari secara refleks. Respons tubuh terhadap ancaman inilah yang disebut stres.

Stres pada Manusia Dewasa ini

Di jaman modern, mekanisme pertahanan manusia bukan lagi berupa serangan fisik, melainkan solusi yang berkebudayaan. Bagi masyarakat modern, stres merujuk pada ketidak mampuan seseorang untuk merespons ancaman dengan cara-cara yang berbudaya.

Meskipun tidak selalu berupa serangan fisik, stres pada manusia modern merujuk pada respons apapun yang merugikan penderitanya. Respons tersebut berwujud ketakutan yang teramat sangat sehingga penderita memilih menghindar dari sumber stres.

Jika mekanisme pertahanan binatang dan manusia purba berupa serangan atau pengelakan, manusia modern tidak bisa melestarikan mekanisme tersebut. Evolusi telah menggiring manusia kepada kesadaran sosial. Berbeda dengan kondisi manusia purba, kondisi kekinian menuntut masyarakat memiliki kecakapan sosial. Jika masalah yang dihadapi manusia purba mengancam segi fisik, masalah yang dihadapi oleh manusia modern lebih banyak mengancam sisi sosial dan psikologisnya. Kecakapan sosial merupakan faktor yang membedakan manusia “normal” dari manusia yang memiliki gangguan kejiwaan, Ketidak mampuan tersebut dapat berupa serangan fisik terhadap sumber tekanan atau pengelakan dari sumber tersebut.

Itulah mengapa di jaman sekarang orang yang masih menggunakan insting-insting purbanya ketika menghadapi tekanan dari luar disebut “orang stres” atau mengalami gangguan kejiwaan. Jadi bisa dipastikan penderita mengalami level stres yang berat.

Penyebab Stres

Dengan mengetahui definisi stres, yaitu respons yang muncul sebagai akibat dari ancaman atau tekanan, dapat dipahami bahwa penyebab stres tidak lain yaitu ancaman atau tekanan itu sendiri. Bentuk ancaman dapat berupa ancaman konkret maupun abstrak. Ancaman konkret dipahami sebagai ancaman fisik sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Ancaman ini lebih sering ditemui binatang atau manusia purba, cara mengatasi ancaman fisik ini cukup dengan respons yang juga bersifat fisik.


Sementara itu, ancaman abstrak dipahami sebagai ancaman psikologis. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ancaman psikologis lebih sering dijumpai pada masyarakat modern. Sebagai contoh, mungkin anda seorang mahasiswa, anda harus menyelesaikan tugas yang begitu rimit dengan waktu yang singkat singkat, hal inilah yang akan menimbulkan stress pada mahasiswa jika salah menyikapinya. Contoh lainnya dalam sebuah kantor, anda dituntut oleh atasan anda untuk segera menyelesaikan laporan sementara pekerjaan yang lain juga belum selesai, sehingga dengan kejadian seperti ini akan memicu seseorang menjadi stres.

Artikel terkait : 7 Fakta Manusia Mengalami Stres


0 Response to "STRES! Faktanya Sudah ada Sejak Jaman Purba"

Post a Comment